Keindahan Borneo di Panggung Kolaborasi Wardah dan 6 Desainer di IFW 2019

01 Apr 2019 | Wardah Fashion Journey

Wardah kembali ke Indonesia Fashion Week 2019 sebagai official make-up & hair-do partner. Langkah ini merupakan bukti komitmen Wardah dalam program berkelanjutan Wardah Fashion Journey.

Tidak hanya menurunkan 50 MUA professional yang siap menanangani 689 model, Wardah juga berkolaborasi dengan enam desainer ternama Indonesia untuk mempersembahkan panggung Beauty & Fashion Show yang mengusung tema “Equator Treasure”.

Elsa Maharani, Manager Public Relations Wardah, menyampaikan, pada IDFW tahun ini, Wardah akan memperkenalkan inspirasi kecantikan bertajukan Equator Treasure yang terdiri dari 6 look makeup. Untuk merepresentasikan inspirasi kecantikan tersebut Wardah berkolaborasi bersama 6 desainer yaitu, Dian Pelangi, Barli Asmara, Zaskia Sungkar, Khanaan, Malik Moestaram, dan Ria Miranda. 

Equator Treasure terinspirasi dari berbagai dimensi keindahan Borneo yang diinterpretasikan menjadi tampilan make-up yang memancarkan kecantikan asli wanita Indonesia.

Tema besar ini terdiri dari enam jenis inspirasi make-up berbeda yang menginspirasi koleksi keenam fashion designer. Keseluruhan tampilan makeup ini diciptakan menggunakan lini premium Wardah Instaperfect.

Fairy Forest – Dian Pelangi

Koleksi Dian Pelangi untuk kolaborasi ini terinspirasi dari rimbunnya hutan Kalimantan, serta para penjaga yang mendedikasikan hidupnya untuk melindungi kecantikan alam Borneo. Hasilnya adalah koleksi busana dengan rancangan blazer dan vest dengan permainan belt dan stripe, serta detail pada bagian bahu dan pinggang, yang terasa lebih boyish dari koleksi Dian biasanya. Desainer ini juga menambahkan payet berwarna keemasan pada rancangannya.

Alluring Horizon – Barli Asmara

Terinspirasi dari kecantikan, ketangguhan dan kestabilan seorang ballerina, Barli Asmara mempersembahkan koleksi dari lini arli Asmara Premium Ready-to-Wear Collection. Koleksi ini terdiri dari 24 rancangan romantic dan ultra-feminine berbahan tulle, organdi dan renda dalam warna off-white. Inspirasi senja di pantai Kalimantan juga tampil dalam koleksi ini dalam bentuk detail macrame dan untaian yang terkesan bohemian dan vintage.

Island Charm – Zaskia Sungkar

Zaskia Sungkar mengangkat tradisi, budaya dan adat-istiadat masyarakat Kalimantan dalam koleksi “Hulu Berkirana” yang terdiri dari 15 tampilan modest wear. Koleksi ini mayoritas berisi gaun bersiluet fitted namun santun dengan warna dasar hitam dan earth tone. Zaskia juga menambahkan kain tenun Kalimantan  yang berwarna-warni dalam rancangannya. Sementara itu, outerline hitam menegaskan sisi maskulin yang selalu ada dalam karakternya.

Coral Paradise – Ria Miranda

Kemahsyuran lautan dan keindahan terumbu karang yang diinterpretasikan dalam Coral Paradise make-up look menginspirasi koleksi Lasia oleh Ria Miranda. Koleksi yang bernuansa romantic dan feminin ini berfokus pada keanggunan lace handmade dengan signature logo Ria Miranda yang dibalut dalam warna-warna pastel, seperti cream, baby pink, dan baby blue. Secara total, ada 12 rancangan yang dipersembahkan oleh Ria melalui Lacia, termasuk gaun, tunik, kebaya dan atasan dengan print yang terinspirasi dari Prancis, serta kerudung yang bahannya nyaman untuk digunakan sehari-hari.

Radiant Opulence – Khanaan

Khanaan mengeksplorasi kecantikan berbusana wanita-wanita Indonesia dari zaman kolonial hingga masa kini. Hasilnya adalah koleksi gaun berpotongan loose yang terinspirasi oleh siluet sarung. Dia juga memilih bahan sutra, chiffon dan organdi untuk menciptakan busana yang nyaman dengan hiasan mutiara klasik. Lalu, tetap setia dengan batik tulis kontemporer yang menjadi ciri khasnya, Khanaan mengambil inspirasi dari garis ombak lautan yang berlekuk-lekuk dan memadukannya dengan warna earthtone, serta sedikit hitam dan sentuhan biru.

Bloom in Mauve – Malik Moestaram

Sesuai namanya, koleksi Malik Moestaram yang bernama Belle Orchidee terinspirasi dari keindahan anggrek yang juga bermekaran di pulau Kalimantan. Malik menciptakan 12 rancangan busana dengan potongan elegan dan feminin yang terinspirasi dari negeri Sakura. Dia lantas membungkusnya dalam warna hijau dengan variasi ungu muda dan silver, serta menaburkan aplikasi tiga dimensi berbentuk bunga agar koleksi ini menjadi semakin cantik.